suatu hari nanti
suatu saat nanti
Aku anak dari 6 bersaudara.kakak ku sma kelas 4(STM pembangunan)
adiku kelas tiga di SMP 43 surabaya.
sedangkan aku kelas tiga SMP di SMP 19 TERBUKA.
setiap hari aku selalu bertengkar dengan ibuku padahal aku saat itu tidak salah.
aneh bukan kawan kataku saat curhat dengan teman terbaiku rama namanya.
Suatu saat nanti burung akan pergi meningalkan sarangnya begitulah kataku saat mau pergi merantau.
hatiku sakit pedih serasa jleb kuadrat(jleb,jleb,jleb,jleb,jleb,jleb) anehnya aku tidak mati.
kenapa aku di lahirkan dari rahim mu kataku saat pertengkaran terakhir yang akhirnya aku harus merantau.
aku marah karena aku selalu di anggap pembawa sial oleh ibuku dia terlalu kejam untuk menjadi seorang ibu.
tetapi aku tahu itu adalah rasa sayang seorang ibu aku rela melepas segalanya asalkan aku bisa kembali ke masa lalu dan mencium kaki ibuku.
lalu meminta maaf dan meminta ampunan nya.andai aku tidak merantau nasib sial tak akan menghampiriku.
tetapi sayang seribu sayang beliau telah tiada.maafkan aku ibu maafkan anakmu yang durhaka ini maafkan anakmu yang mengoyak hatimu bak serigala mengoyak mangsa.maafkan aku ibu